Beragam informasi seputar dunia ibu, kehamilan, anak, balita, kesehatan dan sebagainya..

Dunia Ibu, Anak dan Balita

Menyiapkan ASI Perah untuk Bayi

Posted by yeyen on 21/09/2011 in ASI Eksklusif with No Comments


Asi Eksklusif

Memberikan ASI (Air Susu Ibu) kepada bayi secara langsung memang sudah biasa bagi ibu-ibu, terutama ibu yang tidak bekerja. Namun memberikan ASI secara tidak langsung kepada bayi, masih merupakan hal yang  belum banyak diketahui caranya. Setidaknya itu yang sering saya temukan di tempat kerja. Ibu-ibu banyak yang tidak tahu bahwa dalam keadaan tertentu; misalnya bayi ditinggal kerja, ASI dapat diberikan dengan diperah terlebih dahulu dan diberikan saat bayi memerlukannya walau ibu sedang ke luar rumah. Kebanyakan ibu-ibu khawatir, ASI yang diberikan seperti itu akan basi dan membuat bayi menjadi sakit.

ASI, bisa diperah dan bertahan (kualitas kandungan gizi-nya):

  • dalam suhu ruangan sekitar 4-6 jam.
  • Sedangkan bila disimpan di kulkas yang khusus untuk menyimpan ASI, ASI bisa bertahan selama 2-3 hari,
  • bila disimpan dalam kulkas bersama dengan bahan makanan lain bertahan sekitar 24 jam,
  • dan bila dibekukan dalam freezer, ASI bisa bertahan sekitar 3 bulan….!

ASI perahan diisimpan dalam wadah yang sudah disterilkan terlebih dahulu, dengan cara direbus dalam air mendidih selama 10-15 menit. Sebelum diberikan kepada bayi, ASI dapat dihangatkan dengan cara mengalirkan air hangat pada botol penampung ASI atau merendamnya dengan air hangat. Namun jangan menghangatkan ASI dengan microwave, air mendidih atau memanaskan ASI langsung diatas api karena akan merusak kandungan gizi yang terdapat dalam ASI. Ibu dapat mengecek suhu ASI dengan cara meneteskannya pada kulit.

Pemberian ASI perahan sebaiknya tidak menggunakan dot, agar bayi tidak “bingung puting”. ASI bisa diberikan dengan sendok kecil atau cangkir khusus untuk bayi. Tempelkan sendok atau cangkir pada mulut bayi, dan biarkan bayi yang mengisapnya bukan dengan meminumkannya.

ASI perah yang tidak habis, jangan disimpan kembali untuk diminumkan dalam waktu minum berikutnya. Sebaiknya ASI habis dalam satu kali waktu minum. Oleh karena itu, siapkan ASI perah dalam wadah dengan jumlah perkiraan kebutuhan sekali minum ASI, misalnya 100 ml, sesuai kebutuhan bayi Anda.

Jadi, walau ibu bekerja atau ke luar rumah tanpa bayi, ASI tetap bisa diberikan kepada bayi dengan cara yang aman dan sehat…:)

Leave a Reply

No trackbacks yet.

No post with similar tags yet.

No post with similar categories yet.

Tentang BidanYeyen.com

Seorang bidan, yang mencoba berbagi pengetahuan, pengalaman bahkan perasaan...Semoga bermanfaat khususnya bagi wanita Indonesia, umumnya pengunjung halaman web ini.Terima kasih....

  • Tulisan Terkini

  • Panduan Menu Anak

  • Belajar Bisnis di Sini !